Garuda Nusantara Capital

Switch to desktop Register Login

Daily Research

Daily Research (17)

Following are some target corrections (buy targets) and rebound targets (sell/Take profit targets). Technically there is a high chance of corrections on a lot of stocks especially large caps. Rupiah looks like it is starting to strengthen again today but don't forget the market has been going up whilst it was weakening. Strength in the rupiah doesn't automatically mean foreign funds buying shares but could mean they are getting ready to.

Composite - Target correction = 3835/3792, Target rebound after correction = 4168/4192
ASII - Target correction = 73,850/73400, Target rebound after correction = 76,700/78,550
BMRI - Target correction = 6,650/6550, Target rebound after correction = 7,300/7,400
GGRM - Target correction = 56,950/55,300, Target rebound after correction = 62,000 Be careful very high PER and limited EPS growth
BBRI - Already corrected to support at 6,800 next support at 6,650. Minimum rebound 7,300 but should go up to 7,800
Just some examples let me know if you want any other target corrections.

Done the above as they make up a large percentage of market cap. UNVR and BBCA also make up a large amount but be very careful as Foreign funds will switch as soon as the risk on trade takes place

regards,

Mr. Dale Jarvis
Head of Research & Analysis
PT Garuda Nusantara Capital
www.garudanc.com

This article was prepared by Mr. Dale Jarvis of PT Garuda Nusantara Capital. The opinions and views of the the sender as an analyst in any contents of this communication including any attachments are for guidance only unless otherwise stated and are not an endorsement to buy, sell or hold any of the securities contained or reported on in this article or any of its attachments.

The information contained in this article is from public sources or directly from the company covered in the report unless otherwise stated and PT Garuda Nusantara Capital. The Analyst takes no responsibility for any inaccuracies of information used in this report. The reader is strongly advised to check any information contained in this article before making an investment decision. No representation or warranty, expressed or implied, is made that such information or opinion is accurate, complete or verified and it should not be replied upon as such when making investment decisions.

This report is provided solely for the of clients of PT Garuda Nusantara Capital unless other wise addressed from Mr. Dale Jarvis. Clients are strongly advised to make their own investment decisions without reliance on this report.

PT Garuda Nusantara Capital and the Analyst may hold positions in the company (s) contained in this report contrary to the results of the research published within this document and/or in agreement with the results contained in this report.

PT Garuda Nusantara Capital seeks Investment business from a large number of companies of which may be covered in this research and may already have a business relationship with these companies, may be seeking a business relationship or will seek a business relationship with these companies contained in this report.

Neither PT Garuda Nusantara Capital nor any employee, director or officer of PT Garuda Nusantara Capital accept any liability whatsoever for any direct or consequential loss arising from any use of this report or its contents.

This report is the copyright of PT Garuda Nusantara Capital and may not be copied or reproduced in any form of media without the written permission of an officer or director of PT Garuda Nusantara Capital

Monday, 16 January 2012 10:53
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

NEW YORK. Wall Street sumringah pada transaksi akhir perdagangan. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 ditutup naik 0,2% menjadi 1.295,50. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks S&P 500 sempat turun 0,5%. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,2% menjadi 12.471,02. Salah satu sentimen yang mendongkrak kinerja bursa AS adalah penurunan biaya pinjaman pada lelang obligasi di Eropa.

Pemerintah Spanyol sukses melelang obligasi mencapai 10 miliar euro atau senilai US$12,7 miliar dari kebutuhan hanya 5 miliar euro. Obligasi itu untuk 3 tahun dengan imbal hasil yang turun sekitar 1%. Italia juga berhasil melelang obligasi untuk jatuh tempo 12 bulan sejak Juni 2011. Imbal hasilnya setengah dari hasil lelang bulan lalu untuk obligasi tersebut. Hal itu mampu mengimbangi data pengajuan klaim pengangguran AS yang mengecewakan pada pekan lalu serta penurunan data penjualan ritel.

Dari data-data perekonomian AS, klaim tunjangan pengganguran meningkat lebih dari yang diharapkan yaitu sebesar 24ribu menjadi 399ribu, merupakan yang tertinggi dalam 6 minggu. Sementara itu penjualan ritel naik 0.1% yang menunjukan kenaikan terlemah dalam tujuh bulan. Sementara itu suku bunga ECB tidak mengalami perubahan tetap pada tingkat 1%, sesuai dengan ekspektasi pasar.

  • Dowfut =+16
  • Nikkei =_1.17%
  • ASX200 = +0.45%
  • FTSE =-0.15%
  • DAX =+0.44%
  • CAC40 =-0.15%
  • IDR = 9,170 (bloomberg)
  • OIL = $ 99.43
  • GOLD = $ 1648.90

Stock pick :
ADRO,BBNI,BMRI,TINS
Please let me know if you want any individual support or resistance targets

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Friday, 13 January 2012 09:04
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Pada perdagangan Rabu (11/1/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah tipis 13,02 poin (0,10%) ke level 12.449,45. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,40 poin (0,03%) ke level 1.292,48 dan Nasdaq menguat 8,26 poin (0,31%) ke level 2.710,76. Bergerak mixed saham-saham di wall street masih bertahan di level tertingginya dalam 5 bulan terkahir. Sentimen negatif datang dari peringatan Fitch Ratings, termasuk kemungkinan kolapsnya euro jika tidak ada dukungan dari Bank Sentral Eropa. Pernyataan Fitch tersebut langsung mendorong euro merosot ke titik terendahnya dalam 16 bulan terakhir terhadap dolar AS.

Investor sudah mulai memilih untuk memberikan respons positif dari data-data perekonomian AS ketimbang perkembangan krisis Eropa yang semakin berlarut-larut. Saat ini investor masih menunggu laporan keuangan akhir tahun dari tiap-tiap emiten yang diharapkan dapat menjadi sentiment positif di bursa. Pekan ini akan ada 2 lelang surat berharga yang cukup penting dari Italia dan Spanyol. Dua negara yang menjadi pusat perhatian krisis Eropa itu akan memberikan sentimen negatif jika lelang surat berharganya gagal.

Di Indonesia sendiri, masih akan menunggu pengumuman BI rate yang diperkirakan akan tetap pada tingkat 6% dikarenakan inflasi pada tahun ini diperkirakan akan mencapai 5%-6%. Sementara itu dukungan untuk membentuk pasar timah international dalam negeri makin marak terdengar, yang akan membuat harga timah dapat terkendali. Dengan terkendalinya harga timah, akan berpengaruh terhadap kiner seluruh produsen timah ke tingkat yang lebih baik.

  • Dowfut =-7
  • Nikkei =-0.48%
  • ASX200 = +0.06%
  • FTSE =-0.45%
  • DAX =-0.17%
  • CAC40 =-0.19%
  • IDR = 9,180 (bloomberg)
  • OIL = $ 101.24
  • GOLD = $ 1644.6

Stock pick :
ADRO,BBNI,BMRI,TINS
Please let me know if you want any individual support or resistance targets

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Thursday, 12 January 2012 09:06
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Pada perdagangan Senin (9/1/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 32,77 poin (0,27%) ke level 12.392,69. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 2,89 poin (0,23%) ke level 1.280,70 dan Nasdaq menguat 2,34 poin (0,09%) ke level 2.676,56. Penguatan terjadi setelah di Eropa, Sarkozy dan Merkel mengatakan negara-negara Uni Eropa akan menyelesaikan negosiasi mereka pada perjanjian baru yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang sehingga bisa ditandatangani pada 1 Maret. Di sisi ekonomi, kredit konsumen meningkat pada bulan November, meningkat $ 20.37 billion, menurut laporan Federal Reserve,merupakan kenaikan terbesar sejak tahun 2001. Para ekonom telah memperkirakan keuntungan sebesar $ 7 miliar, menurut jajak pendapat Reuters.

Beberapa perusahaan besar akan mulai merilis laporan keuangan. Dari Eropa, pekan ini akan ada lelang surat berharga dari Spanyol dan Italia yang diharapkan bisa memberikan petunjuk tentang kepercayaan investor. Sementara itu lemahnya data output industri Jerman juga mengundang pertanyaan para pelaku pasar. Pasalnya, Jerman adalah pemimpin di Eropa dan setiap pelemahan yang terjadi negeri itu akan berimbas ke seluruh kawasan Eropa. Setelah menggelar pertemuan di Berlin, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengingatkan Yunani tidak akan mendapatkan dana talangan lagi hingga mencapai kesepakatan dengan bank-bank kreditur untuk swap obligasi dan kesepakatan untuk menghindari potensi gagal bayar.

Dalam perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan kembali mengalami penguatan dengan dukungan sentiment-sentimen positif dari data-data ekonomi US, hasil pertemuan Sarkozy dan Merkel serta lelang obligasi jerman yang berhasil menjual T bills 3.9 Euro dengan tenor 6 bulan. Saat nya untuk merealisasikan keuntungan bagi para investor, strategi untuk hari ini adalah Sell On Strength.

  • Dowfut =+11
  • Nikkei =+0.71%
  • ASX200 = +0.97%
  • FTSE =-0.67%
  • DAX =-0.66%
  • CAC40 =-0.31%
  • IDR = 9185(bloomberg)
  • OIL = $ 101.57
  • GOLD = $ 1613.5

Stock pick :
Sell On Strength
Please let me know if you want any individual support or resistance targets

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Tuesday, 10 January 2012 09:05
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Bursa Wall Street mengalami penurunan pada saat pembukaan perdagangan pada perdagangan semalam dikarenakan sentiment negative dari zona Eropa dikarenakan Ketatnya pasar kredit membuat perbankan Eropa semakin sulit dalam menambah modal dan juga negara-negara Eropa makin sulit membiayai kembali utangnya. Tenanan yan paling besar berasal dari bank terbesar di Italia, UniCredit yang merosot sebesar 10% setelah melakukan right issue dengan harga diskon. untuk memenuhi persyaratan ketat yang ditetapkan oleh Otoritas Perbankan Eropa untuk melindungi pemberi pinjaman daerah dari krisis utang.

Namun Wall Street kembali rebound dan ditutup mixed indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 21,04 poin (0,27%) ke level 12.418,42. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,24 poin (0,02%) ke level 1.277,30 dan Nasdaq melemah 0,36 poin (0,01%) ke level 2.648,36. Menyusul data-data perkonomian As yang lebih baik dari perkiraan. Investor terdorong oleh kenaikan tajam permintaan baru barang-barang pabrikan AS, yang merupakan bukti lebih lanjut dari pemulihan ekonomi. Data-data penjualan otomotif AS dirilis dan menunjukkan angka-angka yang mengejutkan, meski mereka memproyeksikan angka yang lebih rendah di 2012. Saham GM naik 0,5% menjadi US$ 21,15, Ford naik 1,5% menjadi US$ 11,30.

  • Dowfut =-8
  • Nikkei =-0.5%
  • ASX200 = -1.14%
  • FTSE =-0.55%
  • DAX =-0.89%
  • CAC40 =-1.59%
  • IDR = 9145(bloomberg)
  • OIL = $ 103.27
  • GOLD = $ 1613.90

Stock Pick
ADRO, INDY, POLY, BMRI

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Thursday, 05 January 2012 09:14
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Indeks Dow Jones ditutup melonjak 1,5% ke posisi 12.397.38 pada pukul 4 sore waktu New York. Sementara, indeks Standard & Poor's 500 menguat 1,6% ke 1.277,06. Produksi manufaktur global menunjukkan tanda peningkatan pada Desember lalu. AS melaporkan, produksi pabrik tumbuh di laju tercepat dalam enam bulan. Indikator ekonomi ini memicu optimisme perekonomian AS dapat terhindar dari imbas krisis utang Eropa. Tak hanya itu, data manufaktur Australia per Desember juga meningkat untuk pertama kali dalam enam bulan. Sebelumnya, data manufaktur China dan Jerman bahkan dirilis melampaui perkiraan ekonom.

Beberapa laporan ekonomi pada pekan ini akan dirilis seperti soal manufaktur, penyerapan tenaga kerja pada bulan Desember 2011. Namun data-data tersebut belum memberi sinyal terhadap perkembangan ekonomi ke depan. Ekonom memperkirakan tahun 2012 masih diwarnai dengan lambatnya pengeluaran pemerintah AS. Selain itu juga tingkat kesehatan anggaran AS yang masih rapuh.

Bursa Asia dibuka menguat didukung oleh Indeks manufaktur Australia,Jerman dan Amerika yang mengalami peningkatan diatas ekspekstasi. IHSG diperkirakan masih akan mengalami penguatan, didukung oleh tingkat inflasi relatif rendah sebesar 3,79% atau lebih kecil dibandingkan dengan asumsi APBN-P 2011 yang ditetapkan 5,65%. Namun ditengah Euforia awal tahun saat ini, investor sebaiknya tetap waspada terhadap krisis Eropa, dan menunggu hasil pertemuan Jerman dan Perancis yang akan diadakan pada 9 Januari mendatang.

  • Dowfut =+3
  • Nikkei =+1.33%
  • ASX200 = +2.09%
  • FTSE =+2.29%
  • DAX =+1.5%
  • CAC40 =+0.72%
  • IDR = 9126(bloomberg)
  • OIL = $ 103.05
  • GOLD = $ 1608.50

Stock Pick
ADRO, INDY, POLY, BMRI

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Wednesday, 04 January 2012 09:08
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 131,46 poin (1,10%) ke level 11.823,48. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 13,91 poin (1,13%) ke level 1.211,82 dan Nasdaq melemah 39,96 poin (1,55%) ke level 2.539,31 merespons perkembangan negatif dari situasi di Eropa, terutama terkait dengan kenaikan imbal hasil surat utang Italia yang cukup tajam. Kemarin lelang surat utang Italia berjangka 5 tahun menghasilkan imbal hasil 6,47%. Itu merupakan rekor yield tertinggi di era euro untuk surat utang Italia berjangka 5 tahun. Rekor sebelumnya dicapai pada November ketika imbal hasil menembus 6,3%. Selain itu harga minyak mentah AS turun dibawah $96 per barel, dan masih memiliki banyak ruang untuk penurunan seiring dengan perlambatan ekonomi global.

Keputusan Bank Sentral AS untuk tidak melakukan apapun guna mendukung perekonomian AS, meski adanya peringatan krisis akan mengganggu perekonomian menambah keinginan investor untuk keluar dari aset-aset yang berisiko dan memindahkannya ke portofolio yang lebih aman yakni surat utang AS dan Jerman. Investor mencari tempat-tempat investasi yang lebih aman seperti surat utang Jerman. Kemarin Jerman berhasil meraup 4,2 miliar euro untuk lelang surat berharga berjangka 2 tahun, dengan yield sebesar 0,29% atau terendah sejak era euro. Angka itu juga turun dari yield lelang sebelumnya yang sebesar 0,39%.

  • Dowfut =+9
  • Nikkei =-1%
  • ASX200 = -1.08%
  • FTSE =-2.25%
  • DAX =-1.72%
  • CAC40 =-3.33%
  • IDR = 9088(bloomberg)
  • OIL =$ 95.05
  • GOLD =$ 1578.30

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Thursday, 15 December 2011 09:25
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Wall Street di tutup melemah di akhir sesi perdagangan setelah sempat mengalami penguatan pada awal perdagangan semalam, pelemahan terjadi setelah Kanselir Jerman Angela Merkel kembali menolak setiap peningkatan dalam dana khusus European Stability Mechanism (ESM) yang akan mulai berlaku pertengahan tahun depan dan menggantikan EFSF. ESM akan memiliki kapasitas pinjaman efektif dari 500 miliar euro. Sentimen negative yang kembali membebani bursa AS adalah keputusan Federal Reserve tak mengubah tingkat suku bunga dan menolak untuk melakukan program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) tahap berikutnya untuk mengimbangi efek darikrisis utang Eropa yang semakin memburuk. Indeks Dow Jones turun 66,45 poin atau 0,55% ke level 11.954,94. Indeks S&P 500 turun 10,74 poin atau 0,87% ke level 1.225,73. Indeks Nasdaq turun 32,99 poin atau 1,26% ke level 2.579,27.

Di bursa Asia mulai terlihat dampak negative dari ketidakjelasan mengenai krisi utang Eropa, dimana Nilai tukar mata uang yuan China melemah hingga ke level terendah dalam sepekan, setelah beberapa lembaga pemeringkat menegaskan kecilnya pengaruh hasil konferensi pemimpin Eropa pekan lalu terhadap penanganan krisis. Pagi ini regional Asia dibuka masih di zona merah, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed karena masih adanya sentiment positif dari dalam negeri terhadap saham-saham property dan konstruksi.

  • Dowfut =+16
  • Nikkei =-0.6%
  • ASX200 = -0.58%
  • FTSE =+1.15%
  • DAX =-0.19%
  • CAC40 =-0.35%
  • IDR = 9105(bloomberg)
  • OIL =0.19%
  • GOLD =-1.85%

Stock pick :
ADRO, PTBA, KLBF, BMRI, BBRI,
(BOW)
Please let me know if you want any individual support or resistance targets

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Wednesday, 14 December 2011 08:50
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

indeks Dow Jones mengalami pelemahan sebesar 159.47 poin (1.31%) dan berakhir pada posisi 12024.80 poin, Indeks saham S&P 500 mengalami penurunan sebesar 18.42 poin (1.47%) dan berakhir pada posisi 1236.77 poin, sementara itu NASDAQ turun sebesar 34.58 poin (-1.31) ke level 2612.26. Wall Street kehilangan tenaganya setelah sempat mengalami rally selama dua hari berturut-turut. Moody’s Investor menyatakan akan mereview rating kredit Negara-negara Uni Eropa. Intel melaporkan bahwa penghasilan tahunan kemungkinan akan turun sebesar 1 miliar dolar dari prediksi sebelumnya.

Selain itu, Fitch Ratings menyatakan, ketidakmampuan oleh para pemimpin Uni Eropa untuk merancang sebuah perbaikan menyeluruh untuk krisis utang di kawasan itu telah mengintensifkan tekanan pada peringkat utang negara kawasan Euro. Biaya pinjaman Italia naik pada Senin ini dengan tenor 10 tahun mengalami kenaikan yield 30 bps menjadi 6,53%. Tingkat ini tidak nayaman dengan level 7% sehingga dapat mendorong pemerintah Italia default jika berkelanjutan. Artinya saat ini pasar menginginkan suatu aksi nyata dari Uni Eropa dalam menangani krisis utang yang semakin parah.

Bursa Asia dibuka dengan mengalami penurunan mengikuti sentiment negative yang beredar di bursa regional. Di Indonesia, RUUpembebasan lahan diharapkan akan mencapai kesepakatan akhir oleh DPR pada hari ini, yang kemungkinan akan disetujui pada 15 desember ini. Sebuah angin segar untuk sector industry konstruksi jalan tol serta property. IHSG diprediksi hari ini akan mengalami penurunan setelah dengan kembalinya keraguan investor mengenai krisis utang eropa.

  • Dowfut =+1
  • Nikkei =-1.41%
  • ASX200 = -1.63%
  • FTSE =-1.83%
  • DAX =-3.36%
  • CAC40 =-2.61%
  • IDR = 9051(bloomberg)
  • OIL =+0.08%
  • GOLD =+0.19%

Stock pick :
BMRI, KLBF, BJBR, APLN, ASRI
Please let me know if you want any individual support or resistance targets

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Tuesday, 13 December 2011 09:16
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

Indeks Dow Jones melonjak 186,56 poin (1,55%) ke level 12,184.26. Indeks Standard & Poor's 500 menanjak 20,84 poin (1,69%) ke level 1.255,19. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 50,47 poin (1,94%) ke level 2.646,85 pada perdagangan pekan lalu menyusul kesepakatan antara negara-negara Eropa memperketat anggarannya dalam memperbaiki kepercayaan diri pasar. Rencana ini juga dipercaya bisa memerangi krisis utang yang sudah berlangsung selama dua tahun. Dari data ekonomi, sentimen konsumen naik ke 67,7 dari ekspektasi analis di 65,5. Untuk defisit perdagangan AS menurun untuk bulan Oktober menjadi US$43,5 miliar dari defisit bulan September US$44,2 miliar.

Dalam KTT akhir pekan lalu, 26 negara Eropa menyetujui terobosan baru dalam integrasi fiskal. Usulan itu hanya ditolak oleh Inggris, yang tidak termasuk Uni Eropa. Dalam KTT akhir pekan lalu, 26 negara Eropa menyetujui terobosan baru dalam integrasi fiskal. Usulan itu hanya ditolak oleh Inggris, yang tidak termasuk Uni Eropa.

IHSG hari ini diperkirakan akan rally mengikuti bursa regional dengan adanya sentiment positif mengenai kesepakatan Negara-negara Zona Euro. Bursa regional Asia pagi ini dibuka dengan kenaikan yang cukup signifikan. Industri perbankan dan consumer dinilai cukup baik dalam pada pekan ini.

  • Dowfut =
  • Nikkei = +1.41%
  • ASX200 = +1.42%
  • STI = -1.12%
  • FTSE = +0.83%
  • DAX = +1.91%
  • CAC40 = +2.48%
  • IDR = 9050 (bloomberg)
  • GOLD = +0.07%
  • OIL = +0.2%

Stock pick :
BJBR, AISA, CPIN, BMRI, ICBP
Please let me know if you want any individual support or resistance targets

Disclaimer : On

Arie Prima Fatria
PT Garuda Nusantara Capital
Jl. Soka No. 21 Bandung
Ph. (022)727 2926 Hp.085279902200
www.garudanc.com

Monday, 12 December 2011 09:17
Published in Daily Research
Written by
Read more... 0

PT Garuda Nusantara Capital | All rights reserved.

Top Desktop version